Posted by: Eko Nur Hidayat | October 25, 2015

Latihan 7 Operasi Arithmatik

Untuk memperdalam perasi arithmatik, silahkan kerjakan LATIHAN 7 Operasi Arithmatik

Advertisements

Pengumuman hasil seleksi penerimaan taruna baru AKPELNI angkatan 50 T.A 2014/2015 gelombang I dapat dilihat di sini

Posted by: Eko Nur Hidayat | February 5, 2014

Simpan, Edit dan Hapus Data Visual Basic

Salah satu inti dari pemrograman yang terhubung dengan basis data adalah pengolahan data.  Diantaranya adalah bagaimana menyimpan, mencari, mengedit dan menghapus data.  Berikut contoh sederhana sebagian proses pengolahan data tersebut. Pertemuan 5 Simpan Edit Hapus Data

Posted by: Eko Nur Hidayat | January 22, 2014

Validasi Input Data

Salah satu nilai sebuah sistem adalah data yang akurat.  untuk mendapatkan data yang akurat, salah satu caranya adalah validasi pada saat input data.  Pada materi kali ini, saya mencoba memberikan sedikit contoh cara validasi input data yang sangat sederhana.  Mudah-mudahan bermanfaat.  Pertemuan 3 Validasi input data

Posted by: Eko Nur Hidayat | October 2, 2013

Tugas

  1. Buat poject PBO2_NIM
  2. Buat database dengan nama data_NIM
  3. Tambahkan 1 tabel barang_NIM dalam database data_NIM (field bebas, untuk menyimpan data barang)
  4. Tambahkan 1 form dalam project PBO2, beri nama input_barang_NIM simpan dengan nama input_barang_NIM untuk menginput data barang ke database data_NIM dalam tabel barang_NIM lengkap dengan validasinya (kode barang tidak boleh sama, data tidak boleh kosong, ada field untuk menyimpan stok)
  5. Tambahkan 1 tabel supplier_NIM dalam database data_NIM (field bebas, untuk menyimpan data supplier)
  6. Tambahkan 1 form dalam project PBO2 beri nama input_supplier_nim simpan dengan nama input_supplier_NIM untuk menginputkan data supplier lengkap dengan validasinya (kode supplier tidak boleh sama, semua data harus diisi)
  7. Tambahkan 1 tabel pembelian_NIM dalam database data_NIM (field bebas, untuk menyimpan data transaksi pembelian)
  8. Tambahkan 1 form dalam project PBO2 beri nama input_pembelian_NIM simpan dengan nama input_pembelian_NIM digunakan untuk input data pembelian dengan ketentuan pembelian hanya dapat dilakukan dari supplier yang sudah tersimpan dalam database dan barang yang dapat dibeli harus sudah tersimpan dalam database.  Setiap input pembelian, stok barang akan bertambah.  Lengkapi dengan validasi input data, antara lain isian berupa angka hanya boleh diinputkan angka, semua isian harus diisi.
  9. Tambahkan 1 tabel penjualan_NIM dalam database data_NIM (field bebas, untuk menyimpan data transaksi pembelian)
  10. Tambahkan 1 form dalam project PBO2 beri nama input_penjualan_NIM simpan dengan nama input_penjualan_NIM digunakan untuk input data penjualan dengan ketentuan penjualan hanya dapat dilakukan pada barang yang  sudah tersimpan dalam database dan stoknya cukup.  Setiap input penjualan, stok barang akan berkurang.  Lengkapi dengan validasi input data, antara lain isian berupa angka hanya boleh diinputkan angka, semua isian harus diisi.
  11. Tambahkan 1 data report beri nama Laporan_data_Stok_Barang_NIM simpan dengan nama laporan_stok_barang_NIM untuk melaporkan data barang beserta stoknya
  12. Tambahkan 1 form, beri nama menu_utama_NIM simpan dengan nama menu_utama_NIM digunakan untuk menampilkan menu utama yang terdiri dari menu INPUT DATA dengan sub menu INPIUT DATA BARANG untuk memanggil form input_barang_NIM dan INPUT DATA SUPPLIER untuk memnaggil form input_supplier_nim,  menu TRANSAKSI dengan sub menu TRANSAKSI PEMBELIAN untuk memanggil form input_pembelian_NIM dan TRANSAKSI PENJUALAN untuk memanggil form input_penjualan_NIM, menu LAPORAN dengan sub menu LAPORAN STOK BARANG  untuk memanggil form laporan_data_stok_barang_NIM dan menu KELUAR untuk keluar dari program.
  13. Atur agar pada saat project PBO2 dijalankan maka yang muncul pertama kali adalah form menu_utama_NIM.
  14. Buat file distribusi programnya!

Catatan : setiap ada tulisan NIM diganti dengan Nomor Induk Mahasiswa (NM) Saudara.

 

Posted by: Eko Nur Hidayat | June 30, 2013

Pencarian Data Visual Foxpro

Pencarian data dalam visual foxpro dapat menggunakan beberapa metode, antara lain :

  1. metode LOCATE
  2. metode SEEK

Pada saat melakukan pencarian data, akan lebih mudah jika sebelumnya data yang ada diurutkan dulu.  Salah satu metode pengurutannya adalah dengan Index.

File Indeks merupakan file berisi data atau record yang terurut berdasarkan field tertentu. Kegunaan utama file indeks adalah untuk mencari data tertentu berdasarkan field yang diketahui, dan untuk pengurutan di laporan (report).

Jenis File Indeks

Dilihat dari jenis indeksnya, file indeks dalam Visual foxpro terdiri dari beberapa jenis :

a.  File Indeks Primer (Primary Index)

File indeks primer atau file index utama merupakan file indeks yang tidak memperbolehkan duplikasi data kunci indeks, biasanya dipakai untuk relasi pada tabel primer (tabel satu).

b.  File Indeks Kandidat (Candidate Index)

File indeks kandidat merupakan file indeks seperti file indeks primer, tetapi dalam satu tabel dapat memiliki lebih dari satu file indeks kandidat.

c.  File Indeks Reguler (Reguler Index)

File indeks reguler merupakan file indeks yang memperbolehkan duplikasi data, biasanya dipakai pada tabel sekunder (tabel banyak).

d.  File Indeks Unik (Unique Index)

File indeks unik merupakan file indeks yang tidak sesuai dengan nama. File indeks ini seperti file indeks reguler, tetapi hanya mencatat nilai kunci pertama dalam file indeks.

Membuat File Indeks

Untuk membuat file index ada beberapa cara yaitu :

•    Membuat File Indeks Lewat Table Designer

Untuk membuat file indeks lewat Table Designer, yaitu dengan cara berikut. Pada Table Designer, pilih halaman Indexes.

•    Membuat File Indeks Lewat Perintah Visual Foxpro

Membuat file indeks lewat perintah, untuk itu indeks jenis .IDX, sintaknya adalah :

Index On <field_kunci> To <FileIndeks> [Ascending|Descending]

Contoh :

Use Siswa

Index On Nis To SiswaIdx

Membuka File Indeks

Dalam Visual foxpro untuk membuka file indeks dapat dilakukan beberapa cara yaitu :

•     Membuka File Indeks Lewat Menu

1.  Pada menu, pilih File > Open

2.  Pilih File of type (IDX, *.CDX), akan tampil file-file indeks

3.  Klik nama file indeks, kemudian klik Ok

•     Membuka File Index Lewat Perintah

Untuk membuka file indeks lewat perintah, bentuk umum perintahnya adalah :

Set Index To <FileIndeksList>

Atau

Use <TableMaster> Index <FileIndeks>

Contoh :

Set Index To SiswaIdx                    [atau]

Use Siswa Index SiswaIdx

Memilih File Indeks

Untuk menentukan file indeks yang aktif pada jenis file indeks, gunakan perintah :

Set Order To <indexNumber>

Mereindeks Data atau Record

Jika sebuah file indeks sudah tidak sesuai dengan kondisi terbaru, kita dapat mereindeks ulang (reindeks). Ada beberapa cara untuk mereindeks.

Mereindeks Data Lewat Table Designer :

•     Buka tabel, kemudian pilih menu View > Browse

•     Pilih Table > Rebuild Indexes

Mereindeks Data Lewat Perintah Visual Foxpro :

Untuk mereindeks data lewat perintah, gunakan perintah seperti contoh dibawah ini :

Use Siswa

Reindex

Pencarian Data

Data yang kita inputkan/masukkan terkadang ingin kita lihat kembali untuk mengetahui informasi data tersebut. Misalnya pada data mahasiswa, kita ingin mengetahui alamat dari mahasiswa yang mempunyai NIM = “12481001”. Cara pertama kita bisa melihatnya langsung ke tabel browse. Tetapi hal tersebut bisa kita lakukan mungkin untuk data yang sedikit, untuk data yang banyak, kita memerlukan waktu yang agak lama untuk pencariannya.

Cara yang cepat yaitu kita membuat Form dan merancang program untuk pencarian data tersebut. Proses pencarian data kita dapat menggunakan perintah :

•     LOCATE <Expresi-Logika>

•     SEEK <var>

Misal untuk dalam pencarian data barang :

Menggunakan Perintah LOCATE

Locate for kd_brg = Thisform.text1.value

If  Found()

*Jika diketemukan

. . .

Else

*Jika tidak diketemukan

. . .

Endif

Menggunakan Perintah SEEK

Kode = Thisform.Text1.Value Seek Kode

If  Found()

*Jika diketemukan

. . .

Else

*Jika tidak diketemukan

. . .

Endif

Latihan modul 7 foxpro

Posted by: Eko Nur Hidayat | May 5, 2013

Pertemuan 4 Pemrograman Berbasis Visual 5 Mei 2013

1. FUNGSI

Dalam Visual foxpro menyediakan beberapa fungsi yang biasa dipakai dalam pemograman. Fungsi tersebut antara lain fungsi konversi, fungsi string, fungsi tanggal dan waktu dll.

2. KOTAK DIALOG / MESSAGEBOX

Kotak dialog digunakan untuk memberitahukan suatu informasi kepada user/pemakai, misalnya  menampilkan  suatu  pesan  kesalahan.  Selain  itu,  kotak  dialog  messagebox juga digunakan untuk melakukan konfirmasi terhadap pemakai, misalnya konfirmasi YES dan NO.

materi modul 3 – 4  silahkan ambil di sini

Posted by: Eko Nur Hidayat | May 5, 2013

Pertemuan 4 PBO Lanjut 5 Mei 2013

PENCARIAN DATA

1. Menggunakan metode FIND.

Digunakan untuk mencari data yang isinya sama persis dengan yang dituliskan di dalam objek txtcari

Syntax : namaobject.Recordset.Find  <string criteria>

2. Pencarian data dengan mencari suku kata/bagian dari data  yang sama dengan yang diinputkan

materi silahkan ambil di sini…pertemuan 4 Weekend PENCARIAN DATA

Posted by: Eko Nur Hidayat | March 13, 2013

Latihan soal Konvers, Invers dan Kontraposisi

Buatlah konvers, invers dan kontraposisi dari pernyataan berikut :

  1. Jika dua buah garis saling tegak lurus maka kedua garis itu membentuk sudut siku-siku
  2. jika x = 3 maka 2x = 6
  3. jika sungai itu dalam maka di sungai itu banyak ikan
  4. Jika semua mahasiswa menyukai matematika maka dosen senang mengajar
  5. Jika Ali lulus ujian maka Ali membeli motor
  6. jika ada semut di lantai maka ada gula di lantai itu
  7. jika ia tidak datang maka saya pergi
  8. jika harga bahan bakar minyak naik maka harga beras naik
  9. jika hari hujan, saya memakai jas hujan
  10. Jika x=5 , Maka x^2=25
  11. Jika x^2 bilangan asli, Maka x bilangan asli
  12. Jika ∆ABC sama kaki, Maka ∠A= ∠C
Posted by: Eko Nur Hidayat | February 28, 2013

Tugas 1 Logika Matematika

Soal:

Selidiki apakah pernyataan-pernyataan di bawah ini suatu tautologi, kontradiksi atau kontingensi!

  1.  jika (p dan q) maka p
  2. jika (jika p maka q) maka (jika (jika bukan q dan r) maka (r dan p))
  3. jika (p atau q) maka (jika bukan p maka q)

Older Posts »

Categories